Ivan Gunawan kini coba merambah bisnis di dunia maya sebagai wadah menjual busana siap pakai dengan label Ivan Gunawan dan Jajaka.Desainer sekaligus selebriti Tanah Air, Ivan Gunawan kini coba merambah bisnis di dunia maya sebagai wadah menjual busana siap pakai dengan label Ivan Gunawan dan Jajaka. Lewat media sosial Instagram dengan nama akun @igun_onshop, Igun menjajakan berbagai model busana, seperti kaftan, baju koko, celana, ragam atasan, dan bawahan.
Ditemui di acara jumpa pers kompetisi desain Rosewood Living di Hotel Le Meridien, Jakarta, (9/7/2015), Igun mengatakan kalau dirinya cukup menyesal karena tak memulai bisnis online-nya sedari dulu. "Awalnya saya terinspirasi untuk berbisnis secara online saat berbincang dengan sahabat. Ia menyarankan untuk coba mulai memasuki dunia online," ujar Igun. Menurutnya, keuntungan yang didapat dari berbisnis busana secara online ternyata sangat menjanjikan. "Daripada dipasarkan lewat pameran atau department store yang keuntungannya tidak seberapa, lebih baik dipasarkan secara online," ujar Igun. Saat ditanya perbedaan pendapatan antara mengikuti pameran dan department store, Igun menjawab, "Bisa beda hingga mencapai 100 persen."
@igun_onshop, online store Igun ini memang tergolong rapi. Tampilan foto busana yang ditawarkan, dikenakan oleh model. Jadi calon pembeli dapat melihat potongan busana saat menempel pada tubuh. Terkadang teman-teman dan sahabat selebriti Igun, seperti Rafi Ahmad, Inul Daratista, dan Iis Dahlia, juga tampil di akun ini. Ukuran yang disediakan juga beragam dari yang kecil (small) hingga ekstra besar (extra large). Tak heran jumlah follower @igun_onshop hingga saat ini mencapai hampir 68 juta orang.
Soal harga, Igun menawarkan mulai Rp 500.000 sampai Rp 1 juta untuk busananya. Meski mengaku dapat "memangsa" target lebih luas hingga seluruh Indonesia, Igun mengatakan kalau dalam berbisnis online ternyata tak luput dari kesedihan. Mengapa? "Kadang ada calon pembeli yang berkomentar kalau harganya mahal sekali. Padahal, ini merupakan hasil karya dari desainer, di mana ada proses kreatif di balik semuanya. Daripada membeli barang produksi luar negeri di mal, kocek yang dikeluarkan tidak akan jauh berbeda," jawab Igun.
Namun begitu, secara keseluruhan Igun mengaku sangat senang dengan olahan bisnis barunya ini. "Calon pembelinya beragam. Termasuk dari Makassar, Kalimantan, dan Papua. Para pembeli tersebut juga bantu promosi lewat media sosial. Dengan cara mengunggah foto mengenakan busana karya saya, kemudian me-mention saya. Duh, rasanya senang sekali," tambah Igun.
Sumber
Sumber




ConversionConversion EmoticonEmoticon